dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran Hypnoteaching terhadap berpikir kreatif siswa kelas VIII pada pokok bahasan kubus di SMP Negeri 10 Medan . Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Medan dan yang menjadi sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C sebanyak 25 orang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest sebesar 69,64 artinya bahwa nilai kemampuan berpikir kreatif siswa dalam kategori baik. Persamaan regresi sederhana yang diperoleh adalah Y ̂=13,6161+0,80217X. Pada persamaan regresi linier tersebut, terdapat b=0,80217 artinya, kemampuan berpikir kreatif siswa akan meningkat sebesar 0,80217 jika model pembelajaran Hypnoteaching meningkat sebesar satu satuan.
Dari uji kelinieran regresi diperoleh F_hitung=2,107<F_tabel=2,67 artinya terdapat hubungan yang linier dan berarti antara model pembelajaran Hypnoteaching dengan kemampuan berpikir kreatif siswa dan uji keberartian regresi di peroleh F_hitung>〖 F〗_tabel atau 118,92>4,28 artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara model Hypnoteaching terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Nilai koefisien korelasi r_xy=0,915 artinya, terdapat hubungan yang sangat kuat antara model pembelajaran Hypnoteaching terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Dari perhitungan keberartian koefisien korelasi diperoleh 〖-t〗_((1-1/2α))<t_hitung<t_((1-1/2α)) atau -1,71387<10,877<1,71387 (salah) artinya ada hubungan yang kuat dan berarti antara model pembelajaran Hypnoteaching terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Nilai koefisien determinasi r^2=83,79 % artinya model Hypnoteaching mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 83,79 %. Sehingga diharapkan, model pembelajaran Hypnoteaching dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. | en_US |