Show simple item record

dc.contributor.authorZAMASI, YARNI
dc.date.accessioned2022-12-14T09:52:30Z
dc.date.available2022-12-14T09:52:30Z
dc.date.issued2022-12-14
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/8217
dc.description.abstractPenyimpangan perilaku remaja di artikan kenakalan anak (juvenile delinquency) yaitu suatu tindakan yang sengaja di lakukan oleh seseorang yang di katakan masih belum dewasa, yang jika di ketahui oleh petugas hukum akan di kenakan hukuman. pola asuh permisif adalah pola asuh orang tua dimana anak dibebaskan untuk melakukan segala sesuatu hal tanpa ada kontrol dari orang tua, tidak menetapkan atau menerapkan disiplin pada anak serta tidak memberikan hukuman pada anak ketika anak melakukan kesalahan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan pola asuh permisif terhadap kenakalan remaja. Penelitian ini dilakukan kepada 190 siswa/i dengan populasi sebanyak 753 siwa/i, dimana penelitian ini menggunakan skala psikologi yaitu skala pola asuh permisif teori santrock (2002) yang terdiri dari 24 aitem valid (α = 0,939) dan skala kenakalan remaja teori menurut Jansen (dalam Santrock, 2019) yang terdiri dari 29 aitem valid (α = 0,946). Dengan teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis regresi sederhana, menunjukkan hasil koefisien korelasi rxy = 0,715 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Maka dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh positif antara pola asuh permisif dan kenakalan remaja di SMA N 1 GIDO. Sumbangan efektif Pola asuh pemisif terhadap kenakalan remaja sebesar 34,4%.en_US
dc.titlePENGARUH POLA ASUH PERMISIF TERHADAP KECENDERUNGAN KENAKALAN REMAJA DI SMA N 1 GIDOen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record