Show simple item record

dc.contributor.authorWARUWU, ALDI TEMANTA
dc.date.accessioned2022-11-02T03:37:44Z
dc.date.available2022-11-02T03:37:44Z
dc.date.issued2022-11-02
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/7440
dc.description.abstractDebit banjir adalah debit maksimum di sungai atau saluran alamiah dengan periode ulang (rata-rata) yang sudah ditentukan yang dapat dialirkan tanpa membahayakan proyek irigasi dan stabilitas bangunan-bangunannya. Debit banjir ini dipergunakan untuk perhitungan tinggi air banjir rencana, tekanan air dan menghitung stabilitas bendung, talud dan bronjong. Untuk menghitung debit banjir pada Titik Bendung Parmonangan I sungai Sibundong, maka digunakan metode HSS Nakayasu. Data-data yang di gunakan dalam perhitungan metode HSS Nakayasu adalah data curah hujan maksimum periode 10 tahun terakhir (2012-2021) dengan 3 (tiga) stasiun yaitu, stasiun Dolok Sanggul, stasiun Sijamapolang dan stasiun Sektor Aek Raja. Dari hasil perhitungan maka luasan DAS (Daerah Aliran Sungai) Parmonangan I sebesar 240,364 km2 dan debit banjirnya dengan periode ulang 100 tahun adalah debit puncak (Qp) = 240,096 m3/dt pada saat t = 7,136 jam.en_US
dc.subjectDebit Banjir,en_US
dc.subjectDAS,en_US
dc.subjectPLTM Parmonangan I,en_US
dc.subjectHSS Nakayasuen_US
dc.titleANALISA DEBIT BANJIR PADA TITIK BENDUNG PLTM PARMONANGAN I SUNGAI SIBUNDONGen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record