Show simple item record

dc.contributor.authorSILAEN, OLAURA DOMINGGOS
dc.date.accessioned2022-10-10T05:15:20Z
dc.date.available2022-10-10T05:15:20Z
dc.date.issued2022-10-10
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/7249
dc.description.abstractPenelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan di Desa Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan. Tempat penelitian pada ketinggian sekitar 33 meter di atas permukaan air laut (mdpl) dengan kemasaman (pH) tanah 5,5 - 6,5, jenis tanah ultisol dan tekstur tanah pasir berlempung. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2022 sampai dengan Juni 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi pupuk organik cair dan dosis pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.) Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan, yaitu faktor konsentrasi pupuk organik cair dan dosis pupuk kandang ayam dengan empat ulangan. Faktor pertama : konsentrasi pupuk organik cair (P) terdiri dari 4 taraf yaitu P0 = 0 ml /liter air (kontrol), P1 = 6 ml /liter air (dosis anjuran), P2 = 12 ml /liter air, P3 = 18 ml /liter air. Faktor kedua : dosis pupuk kandang ayam (K) yang terdiri dari empat taraf, yaitu : 0 = 0 ton/ha setara dengan 0 kg/petak (sebagai kontrol), K1 = 6 ton/ha setara dengan 0,6 kg/petak, K2 = 12 ton/ha setara dengan 1,2 kg/petak (dosis anjuran), K3 = 18 ton/ha setara dengan 1,8 kg/petak. Parameter yang dilakukan pada saat penelitian terhadap tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah umbi per rumpun, bobot basah umbi (gram), bobot kering umbi (gram), produksi per petak dan produksi per hektar. Tanaman sampel sebanyak 5 tanaman per petak yang ditandai dengan patok bambu. Hasi penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk organik cair Nasa dan dosis pupuk kandang ayam berpengaruh tidak nyata terhadap pengamatan tinggi tanaman umur 2, 4 dan 6 MST, jumlah daun umur 2 dan 6 MST, jumlah umbi per rumpun, bobot basah umbi, bobot kering umbi, produksi per petak dan produksi per hektar. Serta menunjukkan hasil berinteraksi pada jumlah daun umur 4 MST. Hal ini diduga karena kedua faktor perlakuan saling mempengaruhi satu sama lain sehingga unsur hara sudah tercukupi untuk diserap oleh akar tanaman bawang merah untuk masa pertumbuhan dan konsentrasi terbaik terjadi pada peemberian P2 (12 ml /liter air POC Nasa).en_US
dc.subjectPupuk Organik Cair (POC),en_US
dc.subjectPupuk Kandang Ayam,en_US
dc.subjectPertumbuhan dan Produksi,en_US
dc.subjectTanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)en_US
dc.titlePENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA TANAH ULTISOL SIMALINGKARen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record