Show simple item record

dc.contributor.authorAlya, Winny Chrisan
dc.contributor.authorSumaryadi, Sumaryadi
dc.contributor.authorPutrianti, Evi
dc.date.accessioned2022-08-01T01:52:17Z
dc.date.available2022-08-01T01:52:17Z
dc.date.issued2022-07-29
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/7087
dc.descriptionThe Dayak tribe is one of the majority ethnic groups in West Kalimantan, which contributes to cultural wealth, especially in the diversity of ethnic music. Documenting, utilizing, and introducing musical instruments is a way of appreciating the cultural heritage that has been left by the ancestors of the Dayak tribe to future generations. The maintenance of traditional musical instruments in West Kalimantan has been carried out by the Government, both at the central and regional levels, supported by the private sector, both formally and informally. The challenge in introducing and publishing Dayak musical artifacts lies in the topography, distribution of the Dayak community and the current of modernization, so massive and creative efforts are needed by taking advantage of the momentum of the digital age. This was done in order to familiarize Dayak musical instruments to future generations. This study aims to describe critical ideas regarding the use of online comics as creative innovations in an effort to conserve Dayak musical instruments based on previous empirical studies. This research is based on a literature review, it is intended that this research examines critically the phenomenon of ideas, or findings regarding digital comics and Dayak musical instruments which theoretically are contributive to broadcasting their local wisdom music. The conclusion of this research is that digital comics of Dayak musical instruments have the opportunity to be a creative effort to support the conservation of traditional musical instruments in West Kalimantan.en_US
dc.description.abstractSuku Dayak adalah salah satu etnis mayoritas di Kalimantan Barat yang menyumbang kekayaan budaya, terlebih dalam keragaman musik etnis. Mendokumentasikan, mendayagunakan, dan mengintroduksi alat musik adalah cara mengapresiasi warisan budaya yang telah ditinggalkan oleh leluhur suku Dayak kepada generasi mendatang. Kegiatan pemeliharaan alat musik tradisional di Kalimantan Barat telah dilakukan oleh Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah dan didukung oleh pihak swasta, baik secara formal maupun nonformal. Tantangan untuk mengenalkan dan mempublikasikan artefak musik Dayak terletak pada topografi, persebaran masyarakat Dayak dan arus modernisasi, sehingga diperlukan usaha secara masif dan kreatif dengan memanfaatkan momentum zaman digital. Upaya tersebut dilakukan dalam rangka memfamilierkan instrumen musik Dayak kepada generasi mendatang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gagasan kritis mengenai penggunaan komik online sebagai inovasi kreatif dalam upaya mengonservasi alat musik Dayak berdasarkan penelitian-penelitian empiris yang pernah dilakukan sebelumnya. Penelitian ini berbasis studi literatur (literature review), dimaksudkan bahwa penelitian ini mengkaji secara kiritis atas fenomena gagasan, atau temuan mengenai komik digital dan alat musik Dayak yang secara teoretis bersifat kontributif untuk mensiarkan musik kearifan lokal yang dimilikinya. Simpulan dari penelitian ini bahwasanya komik digital alat musik Dayak berpeluang menjadi upaya kreatif dalam mendukung konservasi alat musik tradisional di Kalimantan Barat.en_US
dc.publisherSeminar Nasional 2022 - NBM Artsen_US
dc.subjectkomik onlineen_US
dc.subjectalat musik Dayaken_US
dc.subjectinovasi kreatifen_US
dc.subjecttransformasi digitalen_US
dc.subjectkonservasien_US
dc.titleKOMIK ONLINE ALAT MUSIK DAYAK KALIMANTAN BARAT: INOVASI KREATIF DENGAN TRANSFORMASI DIGITAL SEBAGAI PENDUKUNG KONSERVASI ALAT MUSIK TRADISIONALen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record