Show simple item record

dc.contributor.authorPanjaitan, Binur
dc.date.accessioned2018-03-13T08:53:17Z
dc.date.available2018-03-13T08:53:17Z
dc.date.issued2016-06-01
dc.identifier.issnPrinted ISSN (p-ISSN): 0216-1370
dc.identifier.issnOnline ISSN (e-ISSN): 2442-8620
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/404
dc.descriptionPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses metakognisi mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan masalah matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Masalah matematika dalam penelitian ini terdiri atas masalah matematika formal dan masalah matematika kontekstual. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa calon guru Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nommensen yang bergaya kognitif reflektif dan yang bergaya kognitif impulsif. Teknik pengumpulan data dilakukan lewat wawancara mendalam untuk menggali hal-hal yang memengaruhi terjadinya proses metakognisi subjek. Untuk menentukan gaya kognitif reflektif-impulsif digunakan Matching Familiar Figure Test. Data yang sudah valid dianalisis dengan memperhatikan bagaimana proses metakognisi subjek terhadap permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses metakognisi subjek yang bergaya kognitif reflektif berbeda dengan proses metakognisi subjek yang bergaya kognitif impulsif, baik dalam masalah matematika formal maupun matematika kontekstual.en_US
dc.description.abstractThe purpose of this research is to describe the metacognition process of college students,as prospective teachers, in solving mathematical problems, either formal and contextual problems. This research is explorative using qualitative approach. The subject of research was students ofthe Mathematics Department, Faculty of Teacher Training and Education Nommensen University who have either reflective or impulsive cognitive style. Depth interviewwas carried out to find outthe factors that affect the subjects’ metacognition. Matching Familiar Figure Test was employed to figure out students’ cognitive style of either reflective or impulsive type. The data were then analyzed by paying attention at the subjects’ metacognition process in solving mathematical problems. The results show that the metacognition process of those with reflective cognitive style is different from those with impulsive cognitive style, either in formal or contextual mathematical problem.en_US
dc.description.sponsorshipLembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas HKBP Nommensenen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherJurnal Cakrawala Pendidikan Universitas Negeri Yogyakartaen_US
dc.relation.ispartofseriesTH XXXV;Nomor 2
dc.subjectMetakognisien_US
dc.subjectPemecahan Masalahen_US
dc.subjectGaya Kognitifen_US
dc.titleMETAKOGNISI CALON GURU BERGAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN KOGNITIF IMPULSIF DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKAen_US
dc.title.alternativeTHE METACOGNITIONOF PROSPECTIVE TEACHERS WITH REFLECTIVE AND IMPULSIVE COGNITIVESTYLEIN SOLVING MATHEMATICAL PROBLEMSen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record