Show simple item record

dc.contributor.authorAritonang, Nancy N
dc.date.accessioned2019-09-24T08:11:03Z
dc.date.available2019-09-24T08:11:03Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.issn2443-0536
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/2747
dc.description.abstractPerilaku percobaan bunuh diri adalah perilaku seseorang yang ingin menghilangkan rasa sakit atau kemarahan yang ada di dalam dirinya dengan cara melukai dirinya sendiri. Perilaku percobaan bunuh diri banyak terjadi di kalangan remaja termasuk yang mengalami broken home. Broken home adalah struktur keluarga/rumah tangga yang terpecah yang diakibatkan oleh berbagai konflik yang dapat membahayakan hubungan di dalam keluarga tersebut sehingga mendapatkan dampak yang negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang bersifat deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Adapun jumlah responden dalam penelitian ini satu orang remaja putri yang pernah melakukan perilaku percobaan bunuh diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku percobaan dilakukan subjek di rumah dengan menggunakan roundup, salah satu jenis racun yang berdampak buruk bagi psikologis maupun fisiknya. Adanya perasaaan agresif, konflik dan stress, depresi, identifikasi objek yang hilang, pemecahan masalah yang buruk, keputusasaan, halusinasi yang memicu subjek untuk melakukan perilaku percobaan bunuh diri, yang disebabkan oleh masalah keluarga atau broken home.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherSTINDO PROFESIONAL JURNAL (STIPRO)en_US
dc.relation.ispartofseriesVolume V;No.2
dc.subjectperilaku percobaan bunuh diri, broken homeen_US
dc.titleGambaran Perilaku Percobaan Bunuh Diri pada Remaja Putri yang Broken Homeen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record