Show simple item record

dc.contributor.authorDaeli, Diesmi Gracia Debora
dc.date.accessioned2019-09-09T04:55:43Z
dc.date.available2019-09-09T04:55:43Z
dc.date.issued2019-03-12
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/2647
dc.description.abstractPendahuluan: Malaria merupakan penyakit menular yang dapat menyerang siapa saja. Menurut World Malaria Report pada tahun 2015 kasus malaria di dunia mencapai 212 juta kasus dan pada tahun 2016 mengalami peningkatan menjadi 216 juta kasus. Indonesia merupakan salah satu negara dengan iklim tropis yang menjadi pusat penyebaran malaria dengan angka Annual Parasite Incidence (API) mencapai 0,77. Di Sumatera Utara terdapat beberapa daerah endemik malaria yang menimbulkan kejadian luar biasa. Salah satunya adalah Kepulauan Nias. Kabupaten Nias Barat yang merupakan salah satu kabupaten yang ada di Kepulauan Nias, memiliki kasus suspek malaria 167 orang. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara karakteristik, pengetahuan, sikap dan lingkungan sekitar rumah dengan kejadian malaria di Kecamatan Sirombu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang diteliti yaitu 255 orang. Data diperoleh dari kuesioner yang ditanyakan secara langsung oleh peneliti kepada responden. Hasil: Terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,029), sikap (p=0,024), tempat perindukan nyamuk (p=0,040), keberadaan ternak (p=0,034), penggunaan alat pelindung diri (p=0,001) dan penggunaan kawat nyamuk pada ventilasi (p=0,012) dengan kejadian malaria dan tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,828), penghasilan (p=0,526), peran petugas kesehatan (p=0,877) dan kebiasaan berada diluar rumah pada malam hari (p=0,109) dengan kejadian malaria. Dan dari hasil analisis multivariat didapat faktor yang paling berhubungan dengan kejadian malaria adalah alat pelindung diri (OR=2,861). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, tempat perindukan nyamuk, keberadaan ternak, penggunaan alat pelindung diri dan penggunaan kawat nyamuk pada ventilasi dengan kejadian malaria dan faktor yang paling kuat hubungannya dengan kejadian malaria adalah alat pelindung diri (OR=2,861).en_US
dc.subjectKejadian malaria,en_US
dc.subjectcross sectional,en_US
dc.subjectmultivariat.en_US
dc.titleHUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN MALARIA DI KECAMATAN SIROMBU KABUPATEN NIAS BARATen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record