Analisa Terhadap Variasi Tempora Dalam Bahasa Jerman
Abstract
Bahasa Jerman adalah salah satu bahasa asing yang mengenal bentuk waktu (Tempora). Dalam Bahasa Inggris ini dikenal sebagai Tenses, Bahasa Jerman hanya memiliki 6 bentuk waktu (Tempora), sementara Bahasa Inggris ada 16 bentuk waktu. Namun Bahasa Jerman tidak memiliki ketentuan dalam pemakaian bentuk waktu secara tetap tidak seperti Bahasa Inggris, yang mana Tempora (kala waktu) Bahasa Jerman dapat terbagi-bagi lagi jenisnya berdasarkan semantik.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat jenis-jenis Tempora dalam teks Bahasa Jerman berdasarkan penggunaan secara semantik. Adapun jenis Tempora berdasarkan semantiknya adalah Praesens (aktualles Praesens, zukunfitges Praesens, historisches Praesens, generalles order artemporales Praesens), Praeteritum, Perfekt (Perfekt zur Bezeihnung eines vergangenen Geschehens, Perfekt zur Bezeihnung eines vergangene eschehens mit Resultativen Character, Perfekt zur Bezeichnung eines zukuenftigen Geschehens), Plusquamperfekt, Futur I (Futur I untuk menyatakan kejadian akan terjadi dihubungkan pada kejadian masa lampau, Futur I untuk menyatakan kejadian yang akan terjadi), Futur II (Futur II zur Bezeichnung eines vermuteten Geschehens in der vergangenheit mit resultativem Charakter, Futur II zur Bezeichnung eines zukuenftigen Geschehens).
Peneliti melakukan penelitian analisis deskriptif untuk menganalisa variasi Tempora dalam teks dan percakapan Bahasa Jerman.
Adapun hasil penelitian bahwa teks dan percakapan Bahasa Jerman menggunakan Tempora berdasarkan semantic yang dijabarkan diatas. Tempora (bentuk waktu) tersebut bersifat berlanjut secara terus menerus.
Collections
- LP - Report Research [230]