• Login
    View Item 
    •   Home
    • Student Papers
    • Ekonomi
    • Akuntansi
    • View Item
    •   Home
    • Student Papers
    • Ekonomi
    • Akuntansi
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    AKUNTANSI AKTIVA TETAP PADA PT. CITRA NIAGA MEDAN

    Thumbnail
    View/Open
    Ricky Siagian.pdf (271.2Kb)
    Date
    2014-06-19
    Author
    Siagian, Ricky
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Aktiva tetap adalah kekayaan perusahaan yang memiliki wujud dan diperoleh untuk digunakan dalam operasi perusahaan lebih dari satu tahun. Akuntansi aktiva tetap merupakan keseluruhan teknik dan proses untuk menyajikan informasi yang berhubungan dengan aktiva tetap, yang meliputi pencatatan, penilaian dan penyajian aktiva tetap. PT. Citra Niaga Medan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi sandal. Masalah yang ditemukan pada perusahaan adalah: Apakah perlakuan akuntansi atas aktiva tetap pada PT. Citra Niaga Medan sudah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan ? Dari hasil penelitian lapangan dan kepustakaan dapat dibuat beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Perusahaan telah melakukan kesalahan dalam pencatatan harga perolehan aktiva tetap yang dibeli, karena tidak mencatat biaya pengurusan surat kenderaan sebagai harga perolehan aktiva tetap. Biaya tersebut telah dicatat sebagai biaya yang dibebankan sekaligus pada laporan laba rugi periode berjalan sehingga biaya usaha menjadi terlalu besar dan laba bersih menjadi terlalu kecil. Pada neraca harga perolehan kenderaan terlalu kecil. Akumulasi penyusutan pada neraca menjadi terlalu kecil. 2. Perusahaan belum dapat memisahkan secara tepat antara pengeluaran pendapatan dengan pengeluaran modal. Perusahaan telah mencatat pengeluaran modal berupa renovasi tampilan depan gedung yang jumlahnya cukup besar dan dapat memberikan manfaat untuk beberapa periode akuntansi sebagai pengeluaran pendapatan. Akibatnya pada neraca harga perolehan peralatan dan mesin terlalu kecil dan akumulasi penyusutan juga terlalu kecil. Berdasarkan kesimpulan di atas maka disarankan agar: 1. Perusahaan sebaiknya mencatat semua biaya yang berhubungan dengan perolehan aktiva sebagai harga perolehan aktiva yang dibeli, meliputi harga faktur dan semua biaya yang timbul hingga aktiva tersebut siap untuk digunakan. 2. Perusahaan sebaiknya menggolongkan pengeluaran atas perbaikan aktiva tetap yang jumlahnya besar dan memberikan manfaat pada beberapa periode akuntansi sebagai pengeluaran modal.
    URI
    http://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/1236
    Collections
    • Akuntansi [1801]

    Repository UHN copyright © 2018  UHN-OFFICIAL
    Contact Us | Send Feedback
     

     

    Browse

    All of Repository UHNCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Repository UHN copyright © 2018  UHN-OFFICIAL
    Contact Us | Send Feedback