Show simple item record

dc.contributor.authorHUTASOIT, REINALDY PANGIHUTAN
dc.date.accessioned2024-03-04T07:45:28Z
dc.date.available2024-03-04T07:45:28Z
dc.date.issued2024-03-04
dc.identifier.urihttps://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/10206
dc.description.abstractLatar belakang: Pityriasis Versicolor merupakan infeksi jamur superfisial yang memiliki angka kejadian yang cukup tinggi sekitar 30-40% didaerah tropis. Pengobatan Pityriasis Versicolor yang tidak sesuai anjuran tenaga medis dapat menimbulkan jamur ini bersifat rekuren dan dapat menimbulkan resistensi antijamur. Lengkuas merah merupakan tanaman alami yang aman dan banyak digunakan sebagai obat-obatan tradisional. Lengkuas merah memiliki senyawa kimia alami flavonoid dan eugenol yang dapat menghambat pertumbuhan jamur. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa lengkuas merah dapat menghambat pertumbuhan jamur. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas air perasan rimpang lengkuas merah dalam berbagai konsetrasi untuk menghambat pertumbuhan jamur Malassezia furfur. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni laboratorium secara in vitro dengan rancangan penelitian Post Test Only Control Group Desain menggunakan metode difusi cakram pada media SDA. Penelitian ini menggunakan enam konsentrasi yaitu 15%, 45%, 65%, 75%, 90%, dan 100%. Kontrol positif dan negatif dalam penelitian ini adalah ketokonazole 2% dan aquades. Zona hambat dilihat dengan mengamati zona bening disekitar cakram lalu dikur menggunakan jangka sorong dengan skala ketelitian 0,01. Lalu hasil pengukuran tiap konsentrasi diinterpretasikan kedalam tabel klasifikasi respon hambat Greenwood (1995) dan kontrol positif diinterpretasikan pada tabel CLSI. Hasil: Konsentrasi 45% memiliki zona hambat terbesar dengan rata-rata yaitu 10,1 mm. Konsentrasi 75% memiliki zona hambat terkecil dengan rata-rata 8,55mm. Zona hambat kontrol positif ketokonazol 2% memiliki rata-rata 36,35mm. Kesimpulan: Air perasan rimpang lengkuas tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur Malassezia furfur dibanding dengan ketokonazol 2%.en_US
dc.subjectLengkuas merah,en_US
dc.subjectMalassezia furfur,en_US
dc.subjectAntijamur,en_US
dc.subjectDifusi Cakram,en_US
dc.titleUji Efektivitas Antijamur Air Perasan Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K.Schum) dalam Menghambat Pertumbuhan Jamur Malassezia furfur Penyebab Panu Secara In Vitroen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record