Show simple item record

dc.contributor.authorSIAHAAN, DANIEL P.W.
dc.date.accessioned2022-12-14T10:38:53Z
dc.date.available2022-12-14T10:38:53Z
dc.date.issued2022-12-14
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/8223
dc.description.abstractTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Pengaruh penyaluran kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit total terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Karo; 2) Pengaruh penyaluran kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit total terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Tapanuli Tengah; 3) Pengaruh penyaluran kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit total terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Labuhan Batu; 4) Pengaruh penyaluran kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit total terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Simalungun tahun; 5) Pengaruh penyaluran kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit total terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Deli Serdang tahun 2005-2019. Penelitian ini mengambil objek nilai kredit modal kerja, kredit investasi terhadap dan kredit total serta nilai PDRB Sumatera Utara pada sektor pertanian berdasarkan data time series dari tahun 2005 hingga tahun 2019 yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan program Ms. Excel dan SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Kesimpulan penelitian ini : 1) Kredit modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Karo yang di warnai subsektor hortikultura sedangkan kredit investasi dan kredit total berpengaruh tidak signifikan terhadap terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Karo. 2) Kredit modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Tapanuli Tengah yang di warnai subsektor padi sawah sedangkan kredit investasi dan kredit total berpengaruh tidak signifikan terhadap terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Tapanuli Tengah. 3) Kredit modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Labuhan Batu yang di warnai subsektor perkebunan rakyat sedangkan kredit investasi dan kredit total berpengaruh tidak signifikan terhadap terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Labuhan Batu. 4) Kredit total berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Simalungun yang di warnai subsektor hortikultura dan padi sawah sedangkan kredit modal kerja dan kredit investasi berpengaruh tidak signifikan terhadap terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Simalungun. 5) Kredit modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Deli Serdang yang di warnai subsektor padi sawah sedangkan kredit investasi dan kredit total berpengaruh tidak signifikan terhadap terhadap PDRB sektor pertanian di Kabupaten Deli Serdang. 6) Penyaluran kredit tertinggi di Kabupaten Deli Serdang dan terendah di Kabupaten Tapanuli Tengah. Nilai kredit investasi yang memiliki nilai negatif karena kredit investasi membutuhkan waktu dan faktor lain untuk dapat mempengaruhi PDRB sektor pertanin di daerah penelitian. 7) Daerah penelitian dapat mewakili sektor pertanian di Provinsi Sumatera Utara karena daerah tersebut memiliki wilayah yang luas untuk subsektor komoditi tersebut. Saran penelitian ini adalah kepada badan pemerintah terkait pemberi kredit modal kerja dan kredit investasi untuk sektor pertanian supaya memperhatikan nilai kredit sektor pertanian yang diberikan kepada daerah penerima kredit untuk meningkatkan nilai PDRB daerah tersebut.en_US
dc.subjectKredi Modal Kerja,en_US
dc.subjectKredit Investasi,en_US
dc.subjectKredit Total,en_US
dc.subjectPDRBen_US
dc.titlePengaruh Kredit Pertanian Terhadap PDRB Sektor Pertanian pada Beberapa Kabupaten di Provinsi Sumatera Utaraen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record