Show simple item record

dc.contributor.authorTARIGAN, ESTER MEISY
dc.date.accessioned2022-11-23T05:23:17Z
dc.date.available2022-11-23T05:23:17Z
dc.date.issued2022-11-23
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/7765
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Kemampuan siswa bermain drama dengan menggunakan metode active learning di kelas VIII SMP Negeri 31 Medan tahun ajaran 2021/2022, (2) Kemampuan siswa bermain drama tanpa menggunakan metode active learning di kelas VIII SMP Negeri 31 Medan tahun ajaran 2021/2022, (3) Pengaruh penggunaan metode active learning terhadap kemampuan siswa bermain drama di kelas VIII SMP Negeri 31 Medan tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain control group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 31 Medan tahun ajaran 2021/ 2022 sebanyak 2 kelas dengan jumlah 71 siswa. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara teknik cluster sampling, yaitu dua kelas yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (36 siswa) dan kelompok kontrol (24 siswa). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes prestasi belajar. Instrumen diuji menggunakan rumus rata-rata dan standar deviasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji t dengan taraf signifikansi 5% dan gain score. Hasil penelitian yang dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa pengaruh dari penggunaan metode active learning terhadap kemampuan siswa bermain drama kelas VIII di SMP N 31 Medan dalam pelajaran Bahasa Indonesia, membuktikan dalam hasil penelitian sebagai berikut : Dalam metode active learning mempunyai beberapa jenis yaitu : (a) true or false (benar atau salah), (b) guided teaching (pembelajaran terbimbing), (c) card sort (cari kawan) dalam bermain drama. Pengaruh penggunaan metode active learning menunjukkan pengaruh positif terhadap kemampuan siswa dalam bermain drama. Melalui metode ini, siswa dituntut untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Sedangkan metode ceramah lebih berpusat pada guru sebagai subjek pembelajaran dan siswa hanya sebagai pendengar bahkan siswa menimbulkan rasa bosan dalam pelajaran. Pengaruh metode active learning terhadap kemampuan siswa kelas VIII SMP N 31 Medan dalam bermain drama di pelajaran bahasa indonesia lebih besar di kelas eksperimen daripada kelas kontrol. Kelas eksperimen lebih memahami materi yang dipelajari dengan mudah melalui drama. Alasan guru menggunakan metode active learning supaya siswa diajak lebih aktif dan keraktif dari pada menggunakan metode ceramah. Dan 75% lebih meningkaten_US
dc.subjectPengaruh,en_US
dc.subjectMetode Active Learning,en_US
dc.subjectKemampuan Siswa Bermain Drama,en_US
dc.subjectKelas VIII SMP Negeri 31 Medan Tahun Ajaran 2021/2022.en_US
dc.titlePENGARUH PENGGUNAAN METODE ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN SISWA BERMAIN DRAMA KELAS VIII SMP NEGERI 31 MEDAN TAHUN AJARAN 2021/2022en_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record