Show simple item record

dc.contributor.authorHutapea, May Sandy P.
dc.contributor.authorManik, Retno Septaudina
dc.date.accessioned2022-10-01T01:40:42Z
dc.date.available2022-10-01T01:40:42Z
dc.date.issued2021-08
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/7240
dc.description.abstractMasyarakat ‘Global’ yang majemuk dan bebas, membuka peluang sebesar-besarnya untuk menjadikan perbedaan kepentingan sebagai persaingan di antara individu maupun kelompok yang pada gilirannya menciptakan dominasi oleh pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lebih lemah. Kelompok masyarakat difabel adalah salah satu kelompok masyarakat yang sangat tidak diuntungkan dalam persaingan global tersebut. Di Indonesia upaya untuk mereduksi dominasi, de-humanisasi serta de-stigmatisasi terhadap kelompok penyandang difabel telah dilakukan, Kendati demikian, realitas kehidupan sehari-hari memperlihatkan bahwa status sosial orang-orang difabel di tengah masyarakat seringkali tetap dimarjinalkan. Gereja berlandaskan Injil dapat menerapkan Misi Holistik secara praksis untuk berpartisipasi dalam upaya mengembalikan status sosial kaum difabel sebagai gambar Allah yang inklusif. Selain pemberian bantuan atas rasa belas kasihan (charity) gereja juga dapat melakukan Program rehabilitasi medik, pemberdayaan serta edukasi dan advokasi sebagai langkah-langkah konkret dalam upaya mengembalikan status sosial kaum difabel.en_US
dc.publisherProsiding Pascasarjana STT-HKBP Pematangsiantaren_US
dc.relation.ispartofseriesVol. 2;1
dc.subjectmayarakat majemuken_US
dc.subjectdifabelen_US
dc.subjectmarjinalen_US
dc.subjectgerejaen_US
dc.titleBeritakanlah Injil ke Seluruh Dunia (Mengembalikan Stastus Sosial Kaum Difabel dalam Masyarakat Majemuk)en_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record