Show simple item record

dc.contributor.authorSiringoringo, Ridho P. Trijasa
dc.date.accessioned2018-05-28T07:09:20Z
dc.date.available2018-05-28T07:09:20Z
dc.date.issued2017-01-17
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/1369
dc.description.abstractLatar Belakang: Tuberkulosis masih merupakan masalah utama kesehatan di masyarakat. Vaksin BCG merupakan vaksin yang berfungsi untuk mencegah infeksi tuberkulosis pada manusia. Walaupun sudah ada vaksin BCG untuk mencegah penyakit tuberkulosis, tetapi masih terdapat kejadian tuberkulosis di Provinsi Sumatera Utara yaitu sebanyak 422 kasus tuberkulosis pada anak. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberian imunisasi BCG dengan kejadian tuberkulosis paru pada anak balita di RSUD Dr. Pirngadi Medan. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah anak balita yang datang berobat ke RSUD Dr. Pirngadi Medan dari Januari 2011 sampai Desember 2015. Pemilihan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan total sampling dan melibatkan sebanyak 188 sampel. Hasil: Dari analisis data dengan menggunakan uji chi-square didapatkan p-value = 0,305. Hal ini menyatakan bahwa Ho gagal ditolak, artinya tidak terdapat hubungan antara pemberian imunisasi BCG dengan kejadian tuberkulosis paru pada anak balita di RSUD Dr. Pirngadi Medan. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pemberian imunisasi BCG dengan kejadian tuberkulosis paru pada anak balita di RSUD Dr. Pirngadi Medan.en_US
dc.subjectImunisasi,en_US
dc.subjectBCG,en_US
dc.subjectTuberkulosis,en_US
dc.subjectBalitaen_US
dc.titleHubungan Antara Pemberian Imunisasi BCG Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Anak Balita Di RSUD Dr. Pirngadi Medan.en_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record