Show simple item record

dc.contributor.authorSilalahi, Joko Jasinar
dc.date.accessioned2018-04-27T06:24:35Z
dc.date.available2018-04-27T06:24:35Z
dc.date.issued2018-04-20
dc.identifier.urihttp://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/1273
dc.description.abstractDalam penelitiaan ini diidentifikasi beberapa masalah yaitu 1) Bagaimana pola tanam dan jenis tanaman yang diusahakan di daerah yang tersedia air dan daerah yang tidak tersedia air di Kecamatan Simanindo ? 2) Bagaimana tingkat produksi usahatani di daerah yang tersedia air dan daerah yang tidak tersedia air di Kecamatan Simanindo ? 3) Bagaimana tingkat pendapatan usahatani,petani di daerah yang tersedia air dan daerah yang tidak tersedia air di Kecamatan Simanindo ? 4) Bagaimana cara pengembangan pertanian di daerah yang tersedia air dan daerah yang tidak tersedia air di Kecamatan Simanindo? Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Untuk mengetahui pola tanam dan jenis tanaman yang diusahakan di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. 2) Untuk mengetahui tingkat produksi usaha tani yang ada di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. 3) Untuk mengetahui tingkat pendapatan petani di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. 4) Untuk mengetahui keperluan-keperluan yang di inginkan petani agar pertanian di Kecamatan Simanindo berkembang. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dimana digunakan analisis deskriptif.Penentuan daerah penelitian ini di dilakukan secara sengaja (purporsive) berdasarkan ketersediaan air Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir yaitu Desa Ambarita ( Daerah yang memiliki ketersediaan air ) dan Desa Garoga ( Daerah yang tidak memiliki ketersediaan air).Meode penentuan sampel dilakukan secara purporsive, berdasarkan kuisioner kepada petani yang berusaha tani di daerah penelitian, dengan jumlah sampel 30 orang.Dari hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa : 1) jenis tanaman yang paling banyak diusahakan di daerah penelitian adalah padi sawah,pada daerah yang memiliki ketersediaan usaha tani dapat berlangsung 2 kali musim tanam dalam 1 tahun sedangkan pada daerah yang tidak tersedia air 1 kali musim tanam. Pola Tanam yang ada di daerah Ambarita dengan lahan irigasi dimulai dengan musim tanam yang pertama bulan Juli-Desember dan musim tanam yang kedua bulan Januari-Mei.Jenis tanaman yang paling banyak di usahakan selama setahun adalah uasahatani hanya Padi sebanyak 10 responden (66,6%). Untuk lahan tadah hujan ,sebanyak 1 (6%) responden yang mengusahakan jenis tanaman padi & sawi, sebanyak 1 (6%) responden yang mengusahakan jenis tanaman padi & bawang merah, sebanyak 1 (6%) responden yang mengusahakan jenis tanaman padi & jagung. sebanyak 1 (6%) responden yang mengusahakan jenis tanaman padi , dan cabe merah. Pola Tanam yang ada di daerah yang tidak tersedia air hanya sekali dalam setahun yang dimulai dengan musim tanam bulan November-April dan jens tanaman yang diusahakan hanya padi.Setelah panen selesai tanah di daerah ini di berakan selama 6-7 bulan.2) Tingkat produksi dan produktivitas daerah yang tersedia air lebih tinggi dari pada daerah yang tidak tersedia air, dilihat dari produksi padi pada daerah yang tidak tersedia air dengan lahan irigasi pompa produksi mencapai 10.505,3 Kg dengan produktivitas 5,35Ton/Ha dan lahan tadah hujan dengan produksi 4.281 Kg dengan produktivitas 4,28 ton/ha.Pada daerah yang tidak tersedia air produksi padi mencapai 5060,7 kg dan produktivitas yaitu 5,06 ton/ha.3) Dalam setahun Pendapatan petani sampel yang mengusahakan usahatani di daerah yang tersedia air ternyata lebih besar dibandingkan di daerah yang tidak tersedia air.Pendapatan petani sampel di daerah Ambarita untuk lahan irigasi rataan pendapatan sebesar Rp.37.233.510 dan untuk lahan tadah hujan Rp.Rp.16.069.078.Sedangkan untuk Desa Garoga pendapatan petani sebesar Rp.17.508.502. 4) Pengembangan pertanian di daerah yang tersedia air yang paling utama adalah adanya kredit modal bagi petani agar dapat mengusahakan tanaman lain,sedangkan di daerah yang tidak tersedia air yaitu Desa Garoga perlu pembangunan irigasi.en_US
dc.subjectPengembangan pertanian di daerah yang tersedia air yang paling utama adalah adanya kredit modal bagi petanien_US
dc.titleAnalisis Pendapatan dan Pengembangan Usaha Tani di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Berdasarkan Ketersediaan Airen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record