PENGARUH DOSIS DOLOMIT DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BABY CORN (Zea mays saccaratha L.) PADA ULTISOL SIMALINGKAR
Abstract
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret 2025 sampai Mei 2025 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan yang berada di Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan. Lokasi penelitian pada ketinggian sekitar 33 m di atas permukaan laut, keasaman tanah (pH) antara 5,5 – 6,5 dan jenis tanah Ultisol, tekstur tanah pasir berlempung. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dosis dolomit dan pupuk kandang ayam serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung baby corn pada Ultisol Simalingkar.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan, yaitu dosis dolomit dan dosis pupuk kandang ayam. Dosis dolomit (D) terdiri dari tiga taraf, yaitu: D0 = 0 kg /petak (kontrol), D1 = 1,5 kg /petak (dosis anjuran) dan D2 = 3 kg /petak. Dosis pupuk kandang ayam (A) terdiri dari empat taraf, yaitu: A0 = 0 kg/petak (kontrol), A1 = 2 kg/petak, A2 = 4 kg/petak (dosis anjuran) dan A3 = 6 kg/petak. Penelitian diulang 3 kali dengan ukuran petak percobaan 100 cm x 200 cm dan jarak tanam 20 cm x 50 cm.
Interaksi dolomit dan pupuk kandang ayam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 3 MST, dan berpengaruh nyata pada umur 2 dan 4 MST, jumlah daun 3 MST, diameter batang 3 dan 4 MST, bobot basah panen dengan kelobot 100%, bobot basah jual dengan kelobot 40%, bobot basah jual tanpa kelobot, dan produksi bobot basah panen per hektar.
Dosis dolomit berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pada setiap umur pengamatan, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang 2, 3, 4, dan 5 MST, bobot basah panen dengan kelobot 100%, bobot basah jual dengan kelobit 40%, bobot basah jual tanpa kelobot dan produksi bobot basah panen per hektar.
Dosis pupuk kandang ayam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 2,3,4 dan 5 minggu setelah tanam serta berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang pada umur 3, 4 dan 5 MST. Pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhadap bobot basah panen dengan kelobot 100%, bobot basah jual dengan kelobot 40%, bobot basah jual tanpa kelobot, dan bobot basah panen per hektar, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap diameter batang pada umur 2 MST.
Collections
- Pertanian [101]