PENGARUH APLIKASI BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) PADA TANAH ULTISOL SIMALINGKAR
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan yang berlokasi di Desa Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023 hingga Maret 2024. Lokasi penelitian berada pada ketinggian sekitar ± 33 meter di atas permukaan laut (mdpl), jenis tanah ultisol dengan kemasaman pH 5,5 – 6,5 dan tekstur pasir berlempung. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh aplikasi biochar sekam padi dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) pada tanah Ultisol Simalingkar.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua faktor perlakuan, biochar sekam padi dan pupuk kandang sapi, dengan tiga ulangan. Faktor pertama: dosis biochar sekam padi (B) terdiri dari empat taraf perlakuan yaitu: B0 = 0 ton/ha setara dengan 0 kg/petak, B1= 5 ton/ha setara dengan 1,5 kg/petak, B2= 10 ton/ha setara dengan 3 kg/petak (dosis anjuran) dan B3= 15 ton/ha setara dengan 4,5 kg/petak. Faktor kedua: dosis pupuk kandang sapi (S) terdiri dari empat taraf perlakuan yaitu: S0= 0 ton/ha setara dengan 0 kg/petak, S1= 10 ton/ha setara dengan 3 kg/petak, S2= 20 ton/ha setara dengan 6 kg/petak (dosis anjuran) dan S3= 30 ton/ha setara dengan 9 kg/petak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biochar sekam padi berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter penelitian.
Aplikasi pupuk kandang sapi berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter penelitian.
Interaksi antara aplikasi biochar sekam padi dan pupuk kandang sapi berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) pada umur 2 Minggu Setelah Tanam (MST), dan berpengaruh tidak nyata terhadap parameter lainnya.
Collections
- Pertanian [101]