Show simple item record

dc.contributor.authorZAI, SAMSON YAN BERKAT
dc.date.accessioned2024-03-04T04:43:34Z
dc.date.available2024-03-04T04:43:34Z
dc.date.issued2024-03-04
dc.identifier.urihttps://repository.uhn.ac.id/handle/123456789/10191
dc.description.abstractLatar belakang : Penyakit kusta merupakan penyakit menular dan kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang menyerang sistem saraf tepi, dan banyak meninggalkan bekas cacat pada tubuh penderitanya. Berbagai dampak fisik hingga sosial yang dialami penderita kusta bahkan setelah sembuh dari kusta. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran kualitas hidup dan derajat depresi mantan penderita kusta yang mengalami kecacatan di RSU. Kusta Lau Simomo 2023. Metode : Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan sampel terdiri dari 22 responden. Teknik sampling yang digunakan ialah total sampling, dan menggunakan 2 kuesioner, yaitu: WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup, dan Zung Self-Rating Depression Scale untuk mengukur derajat depresi. Hasil: Dari hasil penelitian menunjukkan mayoritas berusia ≥ 60 tahun (40.9%), sebagian besar berjenis kelamin perempuan (59.1%), mayoritas tidak sekolah (36.4%), bekerja sebagai petani dan yang tidak bekerja masing-masing 45.45%. Gambaran kualitas hidup menunjukkan kualitas hidup baik sebesar 72.7%, kualitas hidup sedang sebesar 22.7%, dan kualitas hidup sangat baik sebesar 4.5%. Gambaran derajat depresi menunjukkan sebesar 90.9% tanpa depresi, depresi ringan sedang sebesar 4.5%, dan depresi sedang berat sebesar 4.5%. Kesimpulan : Mayoritas mantan penderita kusta mempunyai kualitas hidup yang baik dan tidak mengalami depresi.en_US
dc.subjectDepresi,en_US
dc.subjectKualitas Hidup,en_US
dc.subjectMantan Penderita Kusta.en_US
dc.titleGambaran Kualitas Hidup dan Derajat Depresi Pada Mantan Penderita Kusta yang Mengalami Kecacatan di RSU Kusta Lau Simomoen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record